Budidaya Manfaat dan Produk Kelapa Sawit

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pertanian
Rp. 54.000 Rp. 60.000
Qty :

JUDUL :

Budidaya, Manfaat, dan Produk Kelapa Sawit

PENULIS :

Mizan Maulana S.P., M.Si.

SINOPSIS :

Kelapa sawit (Elaeis guinensis Jack) merupakan tumbuhan tropis yang diperkirakan berasal dari Nigeria (Afrika Barat) karena pertama kali ditemukan di hutan belantara Negara tersebut. Kelapa sawit pertama masuk ke Indonesia pada tahun 1848, dibawa dari Mauritius Amsterdam oleh seorang warga Belanda. Bibit kelapa sawit yang berasal dari kedua tempat tersebut masing-masing berjumlah dua batang dan pada tahun itu juga ditanam di Kebun Raya Bogor. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia ini menjadi perkebunan terbesar di dunia. Bagaimana tidak, coba lihat di pulau Sumatra. Berapa ribu hektare lahan dan hutan yang dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Tentunya ini bisa menjadi perhatian seluruh rakyat Indonesia untuk turut membudidaya tanaman kelapa sawit. Banyak yang mengira, bahwa menanam kelapa sawit susah untuk dilakukan. Bagi yang menginginkan untuk menanam sendiri di halaman rumah, sepertinya harus pandai-pandai belajar kepada ahlinya. Sebanyak 50 persen dari seluruh produk yang dijual di pasar swalayan menggunakan minyak kelapa sawit, untuk alasan yang baik. Produk dari kepala sawit sangat serbaguna dan bermanfaat, serta telah mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan dengan pengelolaan yang baik dapat membawa keuntungan bagi lingkungan. Industri kelapa sawit telah membantu mengangkat jutaan orang dari kemiskinan di Indonesia dan Malaysia, yang menyumbang sekitar 85 persen dari produksi global. Perkebunan kelapa sawit telah menciptakan jutaan pekerjaan dengan gaji yang baik, dan memungkinkan puluhan ribu petani kecil memiliki tanah mereka sendiri. Dibandingkan dengan komoditi lainnya pada subsektor perkebunan, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang pertumbuhannya paling pesat pada dua dekade terakhir. Pada era tahun 1980-an sampai dengan pertengahan tahun 1990-an, industri kelapa sawit berkembang sangat pesat. Pada periode tersebut, areal meningkat dengan laju sekitar 11% per tahun. Sejalan dengan perluasan areal, produksi juga meningkat dengan laju 9,4% per tahun. Konsumsi domestik dan ekspor juga meningkat pesat dengan laju masing-masing 10?n 13% per tahun.