EDUKASI HIV BERBASIS PAPUA DARI ORANG TUA KEPADA ANAK UNTUK MENCEGAH PENULARAN

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Kesehatan
Rp. 117.000 Rp. 130.000
Qty :

Judul:

EDUKASI HIV BERBASIS PAPUA DARI ORANG TUA KEPADA ANAK UNTUK MENCEGAH PENULARAN

Penulis  :

Niluh Gede Susantie, S.ST., M.Kes., Ph.D., S.H.

SINOPSIS:

Edukasi HIV Berbasis Papua dari Orang Tua kepada Anak untuk Mencegah Penularan merupakan buku panduan edukatif yang mengangkat peran keluarga, khususnya orang tua, sebagai garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada anak dan remaja mengenai HIV/AIDS. Buku ini membahas konsep dasar HIV/AIDS, cara penularan dan pencegahan, faktor risiko pada anak dan remaja, dampak HIV terhadap keluarga, serta pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV.

Keunikan buku ini terletak pada pendekatan berbasis budaya Papua. Nilai kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong, musyawarah, penghormatan kepada orang tua dan tetua adat, serta kepedulian terhadap sesama diintegrasikan ke dalam proses edukasi kesehatan. Media seperti cerita rakyat, permainan edukatif, simbol noken dan honai, serta keterlibatan tokoh adat dan tokoh agama digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan mudah diterima oleh anak maupun keluarga.

Tidak sekadar menyampaikan pengetahuan, buku ini juga memberikan panduan praktis membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, membentuk perilaku hidup sehat, meningkatkan kemampuan mengambil keputusan, serta menumbuhkan empati terhadap orang dengan HIV. Dilengkapi studi kasus, praktik baik, aktivitas edukatif, serta monitoring dan evaluasi, buku ini dapat dimanfaatkan oleh orang tua, remaja, guru, tenaga kesehatan, kader, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai pihak yang terlibat dalam promosi kesehatan.
Melalui perpaduan pengetahuan ilmiah, pendidikan keluarga, dan kearifan lokal Papua, buku ini diharapkan menjadi referensi praktis dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, memiliki pengetahuan yang benar tentang HIV/AIDS, mampu melindungi diri dari perilaku berisiko, serta menghargai dan tidak mendiskriminasi orang yang hidup dengan HIV.