Mazhab Frankfurt dan Chicago: Landasan Filsafat Teori dan Kritik Komunikasi Modern

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pendidikan
Rp. 81.000 Rp. 90.000
Qty :

JUDUL :

Mazhab Frankfurt dan Chicago: Landasan Filsafat, Teori, dan Kritik Komunikasi Modern

PENULIS :

Dr. H. Badrul Helmi, Lc., M.Kom.I.

SINOPSIS :

Buku Mazhab Frankfurt dan Chicago: Landasan Filsafat, Teori, dan Kritik Komunikasi Modern menawarkan analisis komparatif mendalam terhadap dua aliran pemikiran paling berpengaruh dalam ilmu komunikasi. Mazhab Frankfurt, yang lahir dari tradisi Teori Kritis di Jerman dengan tokoh seperti Horkheimer, Adorno, Marcuse, dan Habermas, menekankan pendekatan kritis-normatif terhadap media. Aliran ini memandang komunikasi massa sebagai instrumen kekuasaan dan ideologi dalam sistem kapitalis, yang berfungsi melalui industri budaya untuk menciptakan kesadaran palsu dan melanggengkan dominasi. Generasi kedua Frankfurt, khususnya Habermas, mengembangkan konsep tindakan komunikatif dan ruang publik sebagai sarana emansipasi melalui dialog rasional.

Di sisi lain, Mazhab Chicago yang berkembang di Amerika Serikat dengan tokoh seperti Lasswell, Lazarsfeld, Park, dan Schramm, mengedepankan pendekatan empiris-positivistik. Aliran ini fokus pada penelitian kuantitatif tentang efek media, fungsi sosial komunikasi, serta teori-teori seperti model komunikasi two step flow, uses and gratifications, dan agenda setting. Buku ini secara tajam memetakan perbedaan paradigmatik keduanya: Frankfurt dengan metode kualitatif dan kritik ideologis, berhadapan dengan Chicago yang menekankan pengukuran dan analisis efek. Selain itu, karya ini juga mengkritik keterbatasan masing-masing mazhab. Frankfurt dianggap terlalu pesimistis, sementara Chicago dituding mengabaikan dimensi kekuasaan dan kepentingan di balik media. Relevansi pemikiran kedua mazhab dibahas dalam konteks kekinian, termasuk dinamika komunikasi di Indonesia pasca-Reformasi, tantangan komersialisasi media, dan potensi jurnalisme publik sebagai ruang deliberatif.

Sebagai sebuah sintesis, buku ini menegaskan bahwa pemahaman komunikasi modern yang utuh memerlukan dialektika antara kritik ideologis ala Frankfurt dan analisis empiris-fungsional ala Chicago. Karya ini menjadi referensi penting bagi akademisi, mahasiswa, dan peminat kajian media yang ingin memahami akar filosofis serta perkembangan teori komunikasi kontemporer.