OralFlow Digital: Panduan Skrining Klasifikasi Risiko dan Rujukan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Posy

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Kesehatan
Rp. 72.000 Rp. 80.000
Qty :

JUDUL:

OralFlow Digital: Panduan Skrining, Klasifikasi Risiko, dan Rujukan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Posyandu

Penulis  :  

Tasya Amanda Nurhidayah, S.Tr.Kes.  
Maria Ulfa, S.Tr.Kes.
Reni Arfilia Nasution, S.Tr.Kes.
Thahirati Afra, S.Tr.Kes. 
Afina Khoirul Ummah, S.Tr.Kes.
Natasya Laura Azzahra, S.Tr.Kes. 

SINOPSIS:

OralFlow Digital: Panduan Skrining, Klasifikasi Risiko, dan Rujukan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Posyandu merupakan panduan praktis yang disusun untuk membantu tenaga kesehatan dan kader dalam melaksanakan skrining serta mendokumentasikan hasil pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh pentingnya deteksi dini dan kebutuhan terhadap sistem pencatatan yang lebih terstruktur dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut berbasis masyarakat.

Pembahasan awal menguraikan latar belakang dan pentingnya kesehatan gigi dan mulut dalam pelayanan kesehatan primer. Konsep dasar kesehatan gigi dan mulut, pelayanan kesehatan primer, Puskesmas, Posyandu, serta peran tenaga kesehatan dan kader menjadi materi yang dibahas pada bagian berikutnya.

Pembahasan utama berfokus pada skrining dan klasifikasi risiko kesehatan gigi dan mulut. Materi mencakup pengertian, tujuan, manfaat, prinsip, persiapan, alur, instrumen, indikator, hingga pencatatan hasil skrining. Sistem rujukan serta pengenalan OralFlow Digital sebagai sistem berbasis web turut dibahas untuk mendukung proses pendataan, skrining, klasifikasi risiko, edukasi, pelaporan, card rujukan, dan monitoring.

Panduan penggunaan menjelaskan tahapan pemanfaatan OralFlow Digital dalam kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Proses yang dibahas meliputi pendataan sasaran, pengisian checklist, klasifikasi risiko, pemberian edukasi, pencetakan card rujukan, pengelolaan laporan, hingga monitoring data.

Implementasi di Posyandu menjadi bagian akhir yang menjelaskan persiapan, pembagian tugas, pelaksanaan skrining, penggunaan sistem, monitoring, evaluasi, serta tindak lanjut. Panduan ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dan kader melaksanakan skrining kesehatan gigi dan mulut secara sistematis serta menghubungkan hasil skrining dengan edukasi, pemantauan, dan rujukan sesuai kebutuhan sasaran.