PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS OTOMASI PENGOLAHAN SUMBERDAYA LOKAL

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Ilmu Sosial
Rp. 72.000 Rp. 80.000
Qty :

JUDUL :

PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS OTOMASI PENGOLAHAN SUMBERDAYA LOKAL

PENULIS :

NOVI DB TAMAMI
ACHMAD KUSAIRI SAM

SINOPSIS :

Buku ini membahas secara komprehensif pendekatan inovatif dalam pengembangan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi otomasi pada pengolahan sumber daya lokal. Fokus utamanya adalah pemberdayaan masyarakat di wilayah lahan kering dan pesisir dengan mengintegrasikan aspek teknis, sosial, ekonomi, dan gender.

Bab 1 menyoroti potensi ekonomi minyak atsiri, karakteristik lahan kering dan pesisir, serta peluang pengembangan komoditas lokal seperti sereh, cengkeh, dan pala. Bab 2 menjelaskan prinsip distilasi dan ekstraksi minyak atsiri, metode pengolahan, hingga perhitungan rendemen dan analisis ekonomi proses. Bab 3 menguraikan konsep kendali otomatis menggunakan sensor, mikrokontroler, dan sistem PID yang mendukung efisiensi dan kualitas produksi.

Bab 4 membahas strategi perusahaan dan model bisnis berbasis digitalisasi, sedangkan Bab 5 menyoroti transformasi sosial-ekonomi petani menuju pertanian digital dan literasi inklusif. Bab 6 memperkenalkan konsep pertanian integrasi berbasis teknologi untuk keberlanjutan. Bab 7 fokus pada perencanaan dan pengendalian produksi menggunakan forecasting berbasis AI, DSS, dan integrasi rantai pasok digital.

Bab 8 mengulas manajemen kualitas dan inovasi produksi, termasuk penerapan IoT, TQM, ISO, dan blockchain. Bab 9 membahas teknologi disruptif seperti pertanian presisi, drone, robotika, dan kecerdasan buatan. Terakhir, Bab 10 menawarkan perspektif kebijakan masa depan agribisnis digital dengan visi smart farming villages dan ekosistem agri-digital yang berkelanjutan.

Dengan memadukan teori, studi kasus, serta pendekatan praktis, buku ini menjadi rujukan penting bagi mahasiswa, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan yang ingin mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui teknologi dan digitalisasi, sekaligus memperkuat peran gender dan kesejahteraan masyarakat.