Transformasi Kampung Ketupat Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Bisnis dan Ekonomi
Rp. 81.000 Rp. 90.000
Qty :

JUDUL :

Transformasi Kampung Ketupat Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan

PENULIS :

Tutik Rahayu Ningsih  

Mafazah Noviana

Ayu Asvitasari, ST., MT.

PARAMITA WALUYO, S.T., M.T.,

ZAKIAH HIDAYATI, ST., M.Sc.

Ir. Cisyulia Octavia HS, ST., MT

NUR HUSNIAH THAMRIN, ST., MT.

Hatta Musthafa Adham Putra

Bhanu Rizfa Hakim

Ar. Feliksdinata Pangasih, S.T., M.T., IAI

Anna Rulia

SINOPSIS ;

Kampung Ketupat di Samarinda telah mengalami perubahan signifikan dari kawasan permukiman biasa menjadi destinasi wisata berbasis komunitas. Buku ini menggambarkan perjalanan transformasi Kampung Ketupat, dari kondisi awalnya sebagai area permukiman sederhana di tepi Sungai Mahakam hingga menjadi tujuan wisata yang mengusung konsep keberlanjutan dan inklusivitas.

Melalui pendekatan desain yang berorientasi pada keberlanjutan, buku ini mengupas prinsip-prinsip perancangan ruang publik yang mendukung pengembangan wisata berbasis budaya dan kuliner. Studi kasus dari kampung wisata lain yang berhasil juga dihadirkan sebagai bahan pembelajaran.

Selain itu, buku ini membahas pentingnya master plan dalam membentuk kawasan wisata yang fungsional, strategi zonasi, serta dampak desain terhadap pengalaman pengunjung. Elemen estetika seperti sculpture, pencahayaan, dan ruang hijau turut menjadi bagian dari perancangan untuk memperkuat identitas visual Kampung Ketupat.

Tidak hanya fokus pada aspek fisik, buku ini juga menyoroti pentingnya infrastruktur inklusif, seperti desain toilet ramah difabel dan sistem signage yang memudahkan navigasi wisatawan. Lebih jauh, peran kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan desainer dalam pengelolaan kampung wisata juga dikupas sebagai kunci keberlanjutan kawasan.

Sebagai penutup, buku ini menawarkan visi masa depan Kampung Ketupat sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kawasan wisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.