Trematodiasis di Indonesia
JUDUL :
Trematodiasis di Indonesia
PENULIS :
Arif Rahman Jabal, S.Si., M.Si.
dr. Indria Augustina, M.Si.
dr. Agnes Immanuela Toemon, Sp.Par.K.
Dr. Arini Ratnasari, S.K.M.
SINOPSIS :
Cacing Paragonimus sp. dikenal menyebabkan paragonomiasis. Laporan pertama cacing menginfeksi manusia terjadi pada abad 19 di Taiwan. Habitat cacing P. westermani di paru-paru, cacing tersebut tergolong ke famili Troglotrematidae. Cacing P. westermani bagian dari beberapa cacing digenea yang menginfeksi saluran pernapasan manusia. Cacing dewasa P. westermani, biasanya ditemukan terbungkus dalam bronkiolus paru-paru orang yang terinfeksi paragonomiasis. P. westermani tersebar di di India, Pakistan, Nepal, Thailand, Philippines, Indonesia, Papua New Guinea, dan Myanmar.
Cacing P. westermani merupakan salah satu bagian dari trematoda paru-paru. Selain bagian tersebut buku ini juga membahas trematoda hati, trematoda darah, trematoda pankreas, dan trematoda usus. Buku ini dibuat agar menjadi salah satu referensi mengenai penyakit yang disebabkan cacing trematoda di Indonesia dan potensi zoonosis ke manusia.